#MoveMaskerKain, tren baru yang luar biasa!

Kesehatan

TRIBUNNEWS.COM-Tentu saja, apakah tidak asing untuk melihat idola Korea favorit Anda mengenakan topeng kain? Jadwal yang sibuk sering membuat mereka tertidur di pesawat dan mengembang wajah para idola ini. Akibatnya, topeng kain menjadi solusinya.

Di Indonesia saja, masker sekali pakai lebih disukai karena sangat praktis dan tidak perlu dibersihkan. Namun, sekarang tren ini berubah dan #MoveMaskerKain mulai muncul, yang menginspirasi semua orang untuk menggunakannya.

Semua ini karena proposal pemerintah. Belum lama ini, Presiden Joko Widodo meminta masyarakat untuk meninggalkan rumah dengan topeng kain. Dia berbicara tentang saran Organisasi Kesehatan Dunia untuk tidak terpapar penyakit menular. Menurut situs web Universitas Cambridge, telah ditemukan bahwa kain ini cukup untuk mengandung 1 partikel mikron, di mana topeng yang terbuat dari kemeja katun menyumbang 69% dan topeng yang terbuat dari sarung bantal menyumbang 62%. “Bantal …” Proposal ini tidak diragukan lagi untuk menghirup udara segar, karena kurangnya masker medis, ini harus menjadi tugas pertama pasien dan staf medis. Jadi sekarang bukan hanya berhala Korea yang mengenakan topeng kain di mana-mana. Anda juga harus bergabung dengan #MerkerMaskerKain!

Harus memakai topeng saat pacaran

Tidak hanya secara verbal, semua kelompok di Indonesia secara serius mematuhi kewajiban untuk mengenakan topeng.

Misalnya, pemerintah provinsi DKI di Jakarta memaksa mereka yang menggunakan sistem bus (seperti jalur bus, kereta api dan MRT) untuk mengenakan topeng, dan jika tidak ada topeng yang digunakan, tidak ada yang diizinkan untuk masuk. Stasiun regional, pelabuhan, dan berbagai tempat umum lainnya juga ada di Indonesia.

Jadi, topeng kain mana yang bisa digunakan?

Untuk penggunaan di luar ruangan, masker kain yang disarankan tidak acak. Gunakan masker tiga lapis untuk mencegah tetesan atau cairan masuk langsung ke hidung atau mulut. Selain itu, topeng tiga lapis lebih efektif melawan virus atau bakteri. Para peneliti di Universitas Cambridge percaya bahwa topeng kain yang baik harus terbuat dari katun dan sarung bantal. Kedua bahan ini dipilih karena nyaman dan memiliki kerapatan kain, sehingga terbukti efektif. Dapat menyaring 1 partikel mikron. — Cara menggunakan

Untuk menjaga sterilitas, orang tidak menyentuh dan mencuci tangan setelah memakai topeng dan setelah memakai topeng. – Topeng harus diganti setiap hari, harus segera dibersihkan dengan deterjen sampai bersih, lalu segera dikeringkan dan disetrika untuk mengeringkannya.

– Meskipun dianggap efektif, pemerintah selalu menyarankan orang untuk tidak meninggalkan rumah, menjaga jarak aman 1-2 meter di tempat-tempat umum, sering mencuci tangan, dan mengamati etika dengan bersin dan cara lainnya. spesifikasi. Batuk menutupi bagian dalam siku.

Nah, bagi mereka yang mungkin tidak punya waktu untuk melakukannya sendiri, Anda dapat membelinya langsung dari Tokopedia. — Dukungan #MakerMaskerwork, Tokopedia, ini adalah situs belanja yang menawarkan pilihan produk dan produk paling komprehensif, mencakup seluruh Indonesia, dan mendorong penggunaan masker kepada publik melalui program Perawatan Kesehatan Tokopedia. — Di situs webnya, Tokopedia menawarkan berbagai masker wajah dan pola dari berbagai topeng kain, orang dapat memilih dari harga yang berbeda, apakah itu bahasa Ibrani atau non-Ibrani. Anda dapat mengubah warna topeng kain sesuai dengan gaya Anda. Karena itu, bahkan jika Anda mengenakan topeng, Anda tetap harus modis.

Implementasi rencana tidak hanya mendukung pemerintah dan melindungi kesehatan masyarakat, tetapi juga membantu UMKM untuk memproduksi dan menjual topeng kain.

Selain dapat menyediakan masker kain untuk membuat orang lebih dan lebih aman, metode ini dianggap dapat membantu perekonomian UMKM Indonesia yang sedang berkembang.

Jadi, untuk mendukung UMKM, pemerintah, staf medis, dan menjaga kesehatan Anda ketika terpaksa meninggalkan rumah, jangan lupa membeli dan mengenakan topeng yang telah terbukti efektif dalam mencegah penyakit!

Penulis: Firda Fitri Yanda / Penerbit: Dana Delani

Post a comment