Rekomendasi untuk pasien dengan hipoglikemia selama puasa

Kesehatan

Wartawan Tribunnews.com dari Apfia Tioconny Billy di Jakarta-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Tentu saja, pasien hipoglikemik harus mempertahankan kebiasaan makan mereka saat berpuasa untuk menghindari pusing atau pandangan kabur.

Dr Prosehat Hanum Salsabila, seorang dokter umum, menjelaskan bahwa efek hipotensi dapat terjadi selama puasa, terutama karena tubuh kekurangan cairan.

Bagi mereka dengan tekanan darah tinggi, dianjurkan untuk minum setidaknya dua liter air yang terpisah saat fajar, selain minum banyak buah yang mengandung air, tetapi juga istirahat.

“Kadar darah yang rendah selama puasa dapat disebabkan oleh dehidrasi, jika Anda makan banyak buah, Anda bisa makan semangka,” kata Dr. Hanum dalam webinar yang sehat, Rabu (6/5/2020) ) .- — Membaca: Berpuasa mengatasi bau mulut

: Goreng adalah menu favorit, bisa berbuka puasa, bagaimana meminimalkan Mudaratnya?

Ahli gizi Youvit Rachel Olson (Rachel Olson) menambahkan banyak buah yang mengandung air, seperti semangka, kelapa, jeruk, untuk meningkatkan cadangan air selama puasa.

“Semua buah sangat baik. Yang paling penting adalah buah-buahan dengan kadar air yang tinggi, termasuk biji melon, yang menyumbangkan lebih banyak air,” kata Rachel. Puasa selama Ramadhan-Rahel menekankan untuk tidak takut terhadap buah-buahan dengan kadar darah rendah, karena semua buah-buahan mengandung multi-vitamin yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh penderita hipertensi. – “Faktanya, tidak ada buah yang akan menyebabkan tekanan darah rendah, bahkan jika buah sangat berguna untuk mengatur tekanan darah, jangan khawatir tentang makan buah,” simpul Rachel.

Post a comment