Sudah melakukan operasi cincin jantung, pelayanan RS JKN-KIS pun dipuji

Kesehatan

Surya Dana (55 tahun) dari TRIBUNNEWS.COM-Pegawai Negeri Sipil Badan Pertanian dan Keamanan Pangan (ASN) mengaku sangat bersyukur bisa bergabung dengan Kartu Jaminan Kesehatan Nasional-Kesehatan Indonesia (JKN-KIS). Menurut Made, program tersebut sangat membantunya.

Ia menggunakan program JKN-KIS sebanyak tiga kali. Yang pertama terjadi setelah Made mengalami serangan jantung dan menjalani dua kali operasi pemasangan cincin di jantungnya, yaitu Oktober 2016 dan 2018. Minggu terakhir adalah saat hemoglobin turun dari 4 gram.

“Untung saya punya kartu JKN-KIS sehingga saya bisa melakukan operasi pemasangan cincin. Saat itu saya dirujuk ke RS Siharapan Utara Jakarta. Tidak ada kartu JKN-KIS. Entahlah. Takdirnya sendiri. “Saya tahu betul bahwa biaya perawatan jantung, bahkan untuk pelepasan cincin sekalipun, sangat mahal,” kata Made dalam wawancara di Rumah Sakit Angkatan Laut Biak Numfor, Selasa, 29 Februari 2009. Kartu JKN-KIS selalu sangat bagus. Ia tidak mengeluarkan biaya pribadi apapun selama proses perawatan, termasuk proses pemasangan cincin.

Karena dirawat di beberapa bidang yang berbeda, Made menilai rencana JKN-KIS selalu kemanapun kita mencari. Perawatannya semua sama, jadi tidak ada masalah.

“Saya terkesan dengan layanan yang diberikan kepada saya. Saat memproses kartu JKN-KIS, saya tidak mengeluarkan uang sepeser pun, tapi saya dapat pelayanan yang baik. “Kalau mengetahui iuran JKN-KIS yang dipotong dari gaji saya, maka penghasilan yang saya dapat tidak jauh lebih buruk,” kata Made.

Made juga berharap proyek JKN-KIS dapat terus berkembang karena sangat membantu masyarakat. Termasuk dirinya sendiri.

“Saya sangat memahami manfaat program JKN-KIS. Oleh karena itu, kontribusi yang dapat saya berikan sebagai peserta JKN-KIS adalah dengan sungguh-sungguh memotong gaji saya setiap bulan agar program dapat terus berjalan dengan normal,” Kata Made. (*)

Post a comment