Menteri Yasin Limpo membahas tentang mengubah ganja menjadi tanaman obat, Komite Keempat: Jangan melanggar hukum

Kesehatan

Laporan wartawan Tribunnews.com Seno Tri Sulistiyono

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Panitia Keempat DPR mendesak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo tidak mengambil keputusan secara ilegal karena rami ditetapkan sebagai tanaman obat di bawah Kementerian Pertanian

Wakil Ketua Komite Keempat Republik Demokratik Rakyat Budisatrio Givandono mengatakan, setiap peraturan atau keputusan menteri harus disusun berdasarkan kajian mendalam dan mengikuti hierarki peraturan perundang-undangan.

“Hingga saat ini belum ada peraturan perundang-undangan yang mengesahkan penggunaan tanaman ganja dan turunannya kecuali untuk penelitian dan ilmu pengetahuan,” kata Budi kepada Tribunnews di Jakarta, Minggu (30 Agustus 2020). Fokus pada pemecahan masalah. Pangan, Ketimbang Pengambilan Keputusan yang Menimbulkan Kontroversi di Masyarakat-Baca: Sekertaris Definisikan Rami Sebagai Tanaman Obat Penolong, DPR: Sebelumnya Diubah Undang-Undang Lebih Baik-Baca: Kratom, Dulu Diyakini Ada Efek seperti rami sekarang disebut tanaman herbal- “Fokusnya lebih pada isu-isu yang lebih mendesak, seperti keberlanjutan operasi pertanian, kesejahteraan dan regenerasi petani, penyediaan pangan pokok dan ketahanan pangan. Politisi partai politik Gerindra mengatakan, Situasi pandemi Covid-19 masih mengancam.

Kita tahu bahwa Kementerian Pertanian telah memutuskan untuk meninjau kembali Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 104 / KPTS / HK.140 / M / 2/2020, yang di dalamnya termasuk penggunaan obat rami. Tumbuhan.

éTommy Nugraha, Direktur Departemen Sayuran dan Tanaman Obat, menjelaskan Kementerian Pertanian akan membahas terlebih dahulu kebijakan tersebut dengan BNN, Kementerian Kesehatan dan Indonesia I. Lembaga Ilmu Pengetahuan (LIPI) .

“Kepmentan 104/2020 Ini bersifat sementara dan akan ditarik untuk ditinjau dan akan segera direvisi dengan pemangku kepentingan terkait (BNN, Dinas Kesehatan, LIPI), ”kata Tommy dalam sambutannya. Pernyataan, Sabtu (29 Agustus 2020) ).

Sebelumnya Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menetapkan tanaman rami sebagai salah satu produk tanaman obat atas instruksi Kementerian Pertanian. — Ketentuan ini tertuang dalam Keputusan 104 / KPTS Menteri Pertanian Republik Indonesia Dalam / HK.140 / M / 2/2020, komoditas binaan Kementerian Pertanian sudah ditandatangani Menteri Syahrul sejak Februari. Tiga yang terakhir.

“Produk binaan Kementerian Pertanian antara lain Administrasi Umum Tanaman Pangan dan Administrasi Umum Hortikultura , Hasil pertanian di bawah Direktorat Jenderal Perkebunan dan Katalog Umum. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Hewan “mengumumkan kalimat pertama Keputusan Menteri tentang Produk Dasar Tambahan pada Sabtu (29 Agustus 2020).

Post a comment